Sistem Kemitraannya Tidak Pakai Ribet

Khalif

 

Berbeda dengan waralaba yang memiliki persyaratan ketat, persyaratan dalam sistem kemitraan sangat longgar. Karena itu, Khalif segera membuka kemitraan begitu ada yang berminat dengan proses yang sama sekali tidak ribet. Imbasnya, dalam tempo sekitar enam bulan sudah memiliki 19 mitra yang tersebar di Jawa maupun luar Jawa

 

e-preneur.co. Akhir Mei 2018, perancang busana Ivan Gunawan meluncurkan Hijab Mandjha (baca: Mandjha, red.) bagi para pecinta busana modest. Kehadiran Mandjha di Plaza Senayan, Jakarta, itu melengkapi toko-toko Mandjha sebelumnya yang telah hadir di Bandung, Bekasi, Cirebon, Purwakarta, Solo, Semarang, Malang, dan Makassar.

Dalam perjalanannya, kehadiran Mandjha yang menjadikan para muslimah sebagai target market-nya banyak memunculkan permintaan dari mereka. “Para konsumen Mandjha minta dibuatkan busana untuk pasangan mereka (baca: busana pria, red.),” kisah Agung Hidayatullah, Marketing Director Khalif.

Namun, Agung melanjutkan, karena Mandjha mengesankan brand yang feminin, maka dibuatlah brand yang khusus untuk pria yaitu Khalif. Khalif itu sendiri berarti sukses.

Akhir November 2018, diluncurkanlah Khalif yang merupakan brand men’s wear yang didedikasikan untuk para pria muslim Indonesia, berumur 25 tahun sampai 40 tahun dari kelas sosial ekonomi B dan C. Sementara dilihat dari harganya, meminjam istilah perancangnya, UMRable (sangat affordable) yakni dari Rp99.000 hingga Rp399.000.

Harga ini dipatok berdasarkan item-nya yaitu t-shirt, jaket, dan sebagainya yang terbagi menjadi lima assortment yaitu casual, special occasion, sporty, accessories, dan kofi (koko office). “Sesuai visinya, Khalif adalah busana ready to wear yang dapat memenuhi kebutuhan berpakaian pria from Monday to Sunday,” kata Ivan Gunawan, dalam peluncuran Khalif.

Kami memproyeksikan dalam tempo 13 bulan setelah toko beroperasi sudah bisa BEP (Break Even Point)

Untuk pemasarannya, Khalif lebih fokus pada pembelian online melalui www.khalifmenswear.com. Meski, juga dapat diperoleh secara offline melalui sembilan Toko Mandjha (yang sekaligus Toko Khalif) yang tersebar di Bandung, Cirebon, Pekanbaru, Bekasi, Solo, Purwokerto, Semarang, Malang, dan Makassar.

Sekadar informasi, selain Toko Khalif di Bandung dan Cirebon, tujuh toko lain tersebut merupakan milik mitra. Ya, begitu Khalif hadir, banyak pihak yang ingin menjadi mitranya.

“Akhirnya, kami membuka kemitraan dengan modal Rp100 juta. Dengan modal sebesar itu, mitra langsung memiliki Toko Khalif yang kami istilahkan pop up store,” jelas Agung.

Dalam kemitraan ini, tidak ada administration fee, franchisee fee, royalty fee, dan sebagainya. “Kami hanya membebankan management fee sebesar 2,5%, yang kami ambil setiap bulan begitu toko mulai beroperasi. Sebab, kamilah yang mengelola toko milik mitra tersebut,” lanjutnya.

Hal ini dilakukan, Agung menambahkan, agar standarisasinya bisa maksimal. Demikian pula, dengan omsetnya. “Hal ini, bisa dilihat dari laporan omset setiap harinya. Karena itu pula, kami memproyeksikan dalam tempo 13 bulan setelah toko beroperasi sudah bisa BEP (Break Even Point),” ungkapnya.

Untuk bisa menjadi mitra Khalif, mitra hanya disyaratkan memiliki modal (uang) dan mengisi formulir kerja sama. “Nggak ribet! Zaman sekarang yang ribet-ribet itu bikin orang males. Apalagi, kami yang menjualkan produknya. Kami hanya ingin memudahkan orang-orang yang ingin mempunyai bisnis,” tegasnya.

Imbasnya, kalau boleh dibilang begitu, Mei 2019, Khalif akan membuka lagi 10 pop up stores-nya secara serentak di antaranya di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Medan, Palembang, dan Surabaya. “Kami akan membukanya serentak untuk menyambut puasa dan lebaran,” katanya.

Namun, berbeda dengan sembilan pop up stores sebelumnya, 10 pop up stores ini tidak semuanya berada dalam Toko Mandjha. “Ada yang berdiri sendiri, ada pula yang masih ‘menempel’ Toko Mandjha. Tapi, alangkah baiknya jika disebut bersinergi, bukan ‘menempel’. Karena, saling mengisi antara Mandjha dengan Khalif,” imbuhnya.

Dari sini, bisa disimpulkan jika prospek bisnis Khalif bagus. “Inshaa Allah. Karena, market-nya besar,” pungkasnya.  

Facebooktwittergoogle_plusmailFacebooktwittergoogle_plusmail
error: Content is protected !!