Yogurt Bercita Rasa Nusantara

Oshi Yoghurt

 

Selama ini, yogurt yang beredar di kalangan masyarakat Indonesia merupakan produk impor. Sehingga, bagi sebagian masyarakat terasa kurang pas di lidah. Niken memberi solusi dengan menciptakan yogurt berselera nusantara

 

e-preneur.co. Yogurt, dijamin hampir semua orang mengenal dan pernah merasakan produk olahan dari susu ini. Tapi, dijamin pula tidak semua orang menyukainya.

Karena, pertama, merasa neg. Mengingat, yogurt berbahan dasar susu dan tidak semua orang menyukai susu. Kedua, produk yang sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan ini berasa asam. Sehingga, mereka yang memiliki gangguan lambung, memilih untuk tidak mengonsumsi daripada kumat penyakitnya. Ketiga, yogurt atau yoghurt juga mengandung rasa manis yang bagi orang Indonesia kurang kena di lidah mereka.

Alasan kedua dan ketiga inilah, yang ditangkap oleh Niken Saraswati sebagai peluang usaha, dengan menciptakan yogurt ala Indonesia. “Di Indonesia, kita jarang menemui yogurt yang khas Indonesia. Mengingat, berbagai merek yogurt yang beredar di pasar saat ini masih merupakan produk impor,” kata kreator dan pemilik usaha Oshi Yoghurt ini.

Sehingga, ia melanjutkan, rasa manis yang ada pada yogurt-yogurt tersebut kurang pas di lidah masyarakat kita. Meski, pada umumnya, orang Indonesia cenderung menyukai rasa manis, tapi yang bersifat alamiah. Di sisi lain, yogurt produk impor terasa sangat asam.

Untuk itulah, kemudian Niken membuat yogurt berselera nusantara, dengan memunculka rasa tape ketan, moka, dan madu kurma. Produk ini, cukup diminati pada bulan puasa.

Oshi Yoghurt yang menggunakan raw materials berkualitas, seperti bakteri khusus, susu sapi yang dipasok dari perusahaan susu ternama, dan buah-buahan segar itu, selama ini sudah membuat yogurt dengan enam rasa. Di antaranya, rasa plain, blueberry, strawberry, dan mix fruit yang diedarkan di pasar dalam bentuk stirred (kental) berukuran ½ kg.

Sementara yang berbentuk drink (cair) tersedia dalam 10 rasa, antara lain plain, strawberry, lychee, anggur, markisa, melon, sirsak, dan mangga. Dipasarkan dalam ukuran ½ liter dan 330 ml.

Di samping itu, Oshi Yoghurt juga menyediakan yogurt smoothie (tidak terlalu asam) dengan rasa plain, happy berry, apricot, cranberry, peach, dan orange; ice cream yogurt dengan rasa mix fruit, nanas, strawberry, dan lain-lain; serta es mambo yogurt dengan rasa strawberry, melon, nanas, anggur, sirsak, dan markisa.

Yogurt yang pas di lidah masyarakat Indonesia

Oshi Yoghurt, Niken menambahkan, mampu bertahan sebulan di dalam lemari es tapi hanya sekitar enam jam di luar kulkas. “Bukan karena busuk atau basi, namun rasanya menjadi tidak begitu enak dan kualitas atau manfaatnya berkurang. Maklum, yogurt kan tidak menggunakan bahan pengawet,” jelas alumnus fakultas biologi, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, ini. Nah, agar efektif, sebaiknya yogurt diminum secangkir pada pagi hari dan secangkir lagi pada sore hari.

Merunut ke belakang. Niken memulai usaha yogurt ini di usia yang sudah tidak muda lagi. Bahkan, menjelang pensiun. Karena itu, ia merasa inilah waktunya membangun usaha. Tapi, ia ingin berada dalam area blue ocean (tidak banyak pesaing).

“Sebab itulah, saya memilih usaha pembuatan dan penjualan yogurt yang memang belum memiliki banyak pesaing. Kedua, dengan semakin meningkatnya ilmu pengetahuan dan kesadaran terhadap kesehatan, kehadiran yogurt sebagai makanan kesehatan terasa sangat pas. Di luar itu, proses pembuatan yogurt berkaitan dengan pendidikan saya,” ungkap pecinta yogurt ini.

Namun, karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk memasukkan produknya ke swalayan, sampai sekarang Oshi Yoghurt baru dipasarkan dari mulut ke mulut, hubungan antarteman, dan melalui berbagai bazar/pameran. “Saya juga secara rutin memenuhi pesanan di berbagai tempat di Jakarta dan pesanan tanpa merek,” kata wanita asal Solo, Jawa Tengah, yang dengan dibantu karyawannya memproduksi 30–50 liter yogurt per hari, di rumahnya yang terletak di Jalan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Ke depannya, Niken berencana mensosialisasikan yogurt ke daerah-daerah. Di samping itu, ia juga ingin memberi pelatihan kepada siapa pun yang berminat, dengan syarat mereka telah memiliki pasar.

Facebooktwittergoogle_plusmailFacebooktwittergoogle_plusmail
error: Content is protected !!