Berwisata Ke Lombok sambil Menikmati Pepes Nyale

Kompleks Wisata Kuta Mandalika

 

Pulau Lombok sudah sangat dikenal keindahannya. Selain itu, di sini juga terdapat makanan khas yang berasal dari Cacing Nyale. Kehadiran cacing laut itu pada musim tertentu, dikaitkan dengan legenda Puteri Mandalika

 

Cacing Nyale enak dimakan

 

e-preneur.co. Menyambut Tahun Baru 2020, Rusdian Lubis, kontributor eksklusif e-preneur.co, berwisata ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Berikut, cerita perjalanannya ke Komplek Wisata Mandalika.

Pulau Lombok dikenal juga dengan sebutan Bumi Mandalika. Di sini, terdapat sebuah legenda tentang Puteri Mandalika.

Putri yang rupawan itu, dilamar dan diperebutkan oleh puluhan pangeran, raja, dan saudagar di seluruh Nusantara. Ia tidak mau memilih salah satu, supaya tidak terjadi perkelahian antara mereka.

Pada tanggal 20 bulan 10 menurut Kalender Suku Sasak, ia meminta para pelamarnya berkumpul dan melihatnya menceburkan diri ke laut. Konon, sang puteri kemudian menjelma menjadi Cacing Laut Nyale (baca; Cacing Nyale, red.), yang hanya muncul ke laut pada musim tertentu.

Seiring berjalannya waktu, Cacing Nyale dijadikan makanan khas Masyarakat Lombok. “Cacing Nyale enak dimakan setelah diolah menjadi Pepes Nyale,” kata Rusdian.

Patung Puteri Mandalika yang hendak menceburkan diri ke laut dan para pelamarnya yang sedang berusaha mencegahnya dapat ditemui di Kompleks Wisata Kuta Mandalika. Tapi, bukan hanya itu yang membuat laut ini menarik, melainkan juga pasirnya yang berbentuk bulat putih seperti Telur Ikan Terbang.

Facebooktwittergoogle_plusmailFacebooktwittergoogle_plusmail
error: Content is protected !!