Sehat Badannya, Manis Keuntungan yang Diperoleh

Madu Pahit (Al-Mahaz)

Semula dianggap sampah yang wajib dibuang. Ternyata, madu yang berasa pahit itu menyimpan khasiat kesehatan yang dahsyat. Dan, Tedi pun menjadikannya bisnis minim pesaing. Selain itu, ia membuka keagenan yang dipastikan dapat memberi keuntungan yang signifikan

e-preneur.co. Semua orang sepakat bahwa rasa madu itu manis. Sementara dari sisi khasiat, cairan kental yang berwarna kuning ini selain dapat dijadikan resep awet muda, juga bisa membantu menjaga kondisi badan dari serangan berbagai penyakit.

Namun, konon, karena dikenal memiliki rasa yang manis, jika para pemburu madu hutan di Kalimantan menemukan madu yang rasanya pahit (baca: madu pahit, red.), maka mereka akan membuangnya. Tapi, Tedi Sutendi justru penasaran dan lalu mencari informasi ke berbagai sumber.

Pemiliki klinik bekam di Cimahi itu berpikir bahwa di dalam sesuatu yang tidak umum, pasti terkandung sesuatu yang istimewa. “Dari berbagai informasi tentang dunia lebah, saya mendapat jawaban bahwa madu pahit mengandung alkaloid yang berfungsi sebagai antiinfeksi dan juga mengandung antibiotik alami,” ujar Tedi.

Namun, pria kelahiran Garut ini melanjutkan, pada mulanya, untuk mendapatkan madu yang berwarna hitam itu terbilang susah. Sebab, pawang madu di Kalimantan tidak menjualnya. Mereka menganggapnya madu basi atau beracun, selain belum mengetahui khasiatnya.

Belum ada yang “bermain” serius di madu pahit

Sekadar informasi, madu pahit yang “dipanen” dari hutan-hutan di Kalimantan, mengisap nektar dari ribuan jenis pohon di hutan-hutan tersebut. Berbeda dengan madu pahit yang “dipanen” dari tempat-tempat lain, yang hanya mengisap nektar dari satu jenis pohon saja.

Akhirnya, Tedi menjalin kerja sama dengan mitranya di Kalimantan untuk memasok madu pahit. Selanjutnya, pengemasan dilakukan di Cimahi. Kemudian, dipasarkan dengan “merek” Madu Pahit Super Al-Mahaz.

Namun, tidaklah mudah memasarkan madu pahit. Mengingat, setiap orang mengetahui jika madu itu manis rasanya, tidak ada yang pahit.

Meski begitu, dari segi bisnis, tetap ada sisi menguntungkannya. Tedi melihat, belum ada orang yang “bermain” dengan serius di madu pahit.

Satu-satunya cara untuk memperkenalkan madu pahit kepada semua orang yakni membuktikan khasiatnya secara langsung. “Untuk itu, selama hampir satu tahun, saya memberikan madu pahit secara gratis kepada para pasien yang datang ke klinik saya,” katanya.

Dalam perjalanannya, ia kedatangan pasien-pasien berpenyakit kronis. “Beberapa dari mereka menderita diabetes. Lalu, hanya dengan mengonsumsi satu botol madu pahit langsung normal kadar gula darahnya,” tambahnya.

Testimoni demi testimoni dari para pasien bukan hanya membuatnya takjub, tapi juga membuat para pasien lain yang kebetulan mempunyai penyakit kronis menjadi percaya jika mereka bsa sembuh. “Bayangkan! Seorang Bapak yang sudah pasrah lantaran sakit jantung, saat minum satu sendok madu pahit, langsung merasa mendingan. Hingga, akhirnya, dia rutin mengonsumsinya,” ceritanya.

Lantaran berbagai testimoni itu pula, Madu Pahit Super Al-Mahaz menjadi buah bibir. Para pasien yang telah sembuh mengabarkan kepada orang-orang yang mereka kenal.

Alhasil, banyak orang yang ingin mencobanya. Permintaan untuk itu datang dari Cimahi, Bandung, dan berbagai daerah lain, termasuk dari luar Jawa.

Agar khasiat Madu Pahit Super Al-Mahaz dapat dirasakan oleh seluruh penduduk Indonesia, Tedi membuka keagenan. Mengingat besarnya potensi usaha ini, para agen dipastikan dapat mengantongi keuntungan yang signifikan. “Pemesanan sudah berada di angka ribuan botol per bulan,” ujarnya.

Madu Pahit Super Al-Mahaz dikemas dalam dua botol yakni berukuran 460 gr dan 200 gr. Agen atau member diperbolehkan menjual di atas harga dari produsen, tergantung di mana lokasi mereka.

Dengan demikian, bukan hanya manfaat kesehatan yang diperoleh, melainkan juga keuntungan yang didapatkan. Apa lagi, pelan namun pasti, banyak orang yang sudah merasakan khasiat Madu Pahit Super Al-Mahaz. Sehingga, dipastikan mereka akan terus membeli.

Facebooktwittergoogle_plusmailFacebooktwittergoogle_plusmail
error: Content is protected !!