Coffee Shop yang Sekaligus Meeting Point dan Family Restaurant

Excelso

Seiring berjalannya waktu, ngopi bukan lagi aktivitas biasa, melainkan telah berkembang menjadi gaya hidup. Hal itu, terlihat dari menjamurnya coffee shop dari level pusat perbelanjaan hingga sebuah outlet kecil. Salah satunya, Excelso yang kemudian bukan sekadar coffee shop, melainkan juga dijadikan meeting point dan family restaurant

e-preneur.co. Excelso Café yang hadir di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, pada September 1991, boleh dibilang, merupakan perintis coffee shop di Indonesia. Sebab, pada dekade ‘90a-n itu belum banyak dijumpai coffee shop, di Jakarta sekali pun.

Memasuki tahun 2000-an, PT Excelso Multi Rasa, anak perusahan Kapal Api Global sekaligus perusahaan yang memayungi coffee shop dengan merek Excelso, menghadirkan de’ Excelso dan Excelso Express. “Kehadiran de’ Excelso dan Excelso Express lebih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat ngopi, yang kami sesuaikan dengan lokasinya,” kata Public & Media Relations PT Excelso Multi Rasa.

Konsep Excelso Café lebih bersifat full service, dengan desain interior yang cozy dan dinamis. Hal itu, terlihat dari pemilihan warna ruangan yang lebih terang, seperti cokelat muda. Kafe seluas 75 m²−150 m² itu, dapat dijumpai di mal-mal kelas menengah seperti Plaza Blok M, perkantoran, dan sebagainya.

Sementara de’ Excelso yang merupakan konsep coffee shop dengan merek Excelso yang paling premium, hanya hadir di berbagai pusat perbelanjaan dengan premium class (A+), seperti Plaza Indonesia, Senayan City, Grand Indonesia, dan sebagainya. Karena itulah, de’Excelso yang memiliki luas ruangan 180 m²−200 m² ini, didesain eksklusif dengan perpaduan warna cokelat dan hitam, serta didominasi kayu. Sehingga, terkesan warm. Sementara konsep pelayanannya, lebih personal.

Di samping itu, dengan konsep resto, menu-menu yang disajikan lebih beraneka ragam. Dalam arti, tidak hanya kopi dan variasinya, tapi juga minuman-minuman non kopi. Sedangkan menu makanan yang tersaji, lengkap mulai dari appetizer, main course, hingga dessert.

Excelso Express berkonsep take away. Karena, memang lebih ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan penyajian kopi secara cepat. “Istilahnya, coffee on the go,” ujarnya. Meski begitu, tidak berarti konsumen tidak boleh nongkrong di coffee shop yang banyak dijumpai di rest area, kampus, dan lain-lain ini.

When coffee is your life style

Berkaitan dengan itu, Excelso Express memiliki ruangan yang mungil (30 m²−50 m²), dengan desain minimalis kreatif dan menonjolkan warna-warna mencolok, misalnya merah. Menu makanan yang tersedia pun sama dengan Excelso Café yaitu makanan ringan.

Menu-menu yang digemari para pengunjung yang kebanyakan berasal dari kalangan profesional muda, pebisnis, dan keluarga, serta remaja ini yakni Kalosi Toraja (black coffee), Avocado Coffee (perpaduan antara kopi dengan alpukat yang disajikan dengan ice cream vanila dan ditaburi cokelat), dan Frappio (ice blend yang disajikan dingin dan dengan berbagai varian). Sementara untuk makanannya berupa sandwich khas Excelso (Triple Decker Sandwich), Excelso Sampler, dan pasta (khusus di de’ Excelso).

 “Kami selalu berinovasi dengan produk kopi itu sendiri. Setiap dua bulan sekali, Excelso meluncurkan produk-produk baru untuk memenuhi keragaman menu, baik menu minuman maupun makanan. Sehingga, mereka yang datang ke Excelso tidak hanya menemui black coffee, melainkan juga produk kopi yang dicampur dengan buah, teh, dan sebagainya. Dengan begitu, anggota keluarga yang belum boleh ngopi pun bisa menikmati menu-menu di Excelso,” paparnya.

 Dengan begitu, tidak pernah ada jam-jam sepi di Excelso. Di sisi lain, coffee shop, boleh dikata, bisnis yang tidak akan cepat hilang. Berbeda, dengan bisnis-bisnis minuman yang lain.

Facebooktwittergoogle_plusmailFacebooktwittergoogle_plusmail
error: Content is protected !!