A password will be e-mailed to you.

Warga kampung Bronggalan Sawah Kota Surabaya merasa kehilangan Suheri, tetangga mereka. Sosoknya dikenal ramah, humoris dan pandai bergaul.

Suheri merupakan PNS (Pegawai Negeri Sipil) satu-satunya yang ikut dalam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan Utara Bali bersama 53 awak lainya.

Suheri meninggalkan istri dan tiga anak. Kini rumahnya di Bronggalan sudah ramai didatangi warga, kerabat dan koleganya untuk menyampaikan belasungkawa.

Salah satu tetangga korban, Teguh. Menurut dia Suheri sosok yang sangat pintar dalam banyak hal. Mulai dari bergaul hingga ahli dalam bidang senjata atau alutsista, tak heran jika ia salah satu PNS yang dipercaya untuk masuk dalam tim KRI Kapal Selam Nanggala 402.

“Suheri ini asli Bronggalan, orangnya grapyak dan sering nongkrong sama tetangga baik orang tua atau anak-anak muda. Sudah lama jadi PNS di Armatim apalagi di kapal selam, dia ini ahli persenjataan, jadi kadang dia diajak komandannya belanja,” cerita Teguh, seperti dikutip dati beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (26/4/2021).

Karangan bunga terlihat di depan rumah Suheri, terlihat dari Wakil Walikota Surabaya Armuji, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono dan Panglima Koarmada II Laksda TNI Sudihartawan.

Namun sayang, ketika awak media melakukan konfirmasi, pihak keluarga menolak dengan beberapa alasan yang berkaitan dengan perintah dari Koarmada II.