A password will be e-mailed to you.

Beberapa waktu lalu seorang pilot American Airlines mengklaim telah melihat UFO berbentuk silinder saat penerbangan dalam perjalanan dari Cincinnati ke Phoenix.

American Airlines mengonfirmasi berita penampakan UFO ini dan meminta media untuk menghubungi Biro Investigasi Federal (FBI) untuk mengetahui lebih banyak tentang kasus tersebut.

Masih berlanjut, penampakan UFO lainnya juga terjadi di Meksiko dan video dari peristiwa tersebut menjadi perdebatan terpanas di antara para ahli teori konspirasi dan penggemar alien. Tampaknya kasus penampakan alien memang menjadi bahasan yang menarik apalagi di kalangan para penerbang alias pilot.

Bisa dikatakan, ada sejumlah orang yang pernah atau tengah memegang posisi penting mengaku pernah melihat obyek terbang tak dikenal atau yang lebih dikenal dengan UFO.

Seperti yang terjadi pada mantan Letnan Angkatan Laut Amerika Serikat, Ryan Graves yang pernah bertugas sebagai pilot dari jet tempur.

Graves sendiri merupakan salah satu mantan personal milter yang buka suara mengenai eksistensi dari UFO yang menurut Pentagon adalah UAP (Unidentified Aerial Phenomenon). Ia mengaku bersama anggota tim sering melihat obyek tak dikenal pada langit Virginia.

Bahkan, penampakan UFO nyaris terjadi setiap hari selama dua tahun lamanya sejak tahun 2015 di lokasi mereka bertugas. Saking seringnya, para kru dan pilot pun sampai-sampai sudah terbiasa dan menganggap hal itu lumrah.

“Sebenarnya saya cemas. Jika itu adalah jet taktis dari negara lain yang berada di atas sana, maka akan menjadi isu yang masif,” kenangnya seperti dikutip dari CBS.

“Namun karena bentuknya terlihat sedikit berbeda, kami tidak mau mengamatinya dengan benar. Kami senang mengabaikan fakta bahwa mereka ada di atas sana, mengamati kami setiap hari,” tambah Graves.

Namun, sebagian pilot yang lain menganggap bahwaUFO tersebut bisa saja merupakan teknologi rahasia dari AS. Bahkan bisa jadi adalah wahana mata-mata atau lainnya.

“Hal ini memang susah dijelaskan. Terlihat (UFO) itu berotasi, terbang tinggi. Jujur saja saya tidak tahu apa itu. Kemungkinan tertinggi adalah semacam program pengintaian yang mengancam,” terang Graves.

Mantan direktur lembaga National Intelligence Amerika Serikat, John Ratcliffe menyebutkan sebelumnya pemerintah masih banyak menyembunyikan penampakan UFO.

“Sejujurnya, ada lebih banyak lagi penampakan (UFO) daripada yang sudah dibeberkan ke publik. Sebagian di antaranya sudah diungkap,” ujarnya. “Dan jika kita berbicara tentang penampakan, kita berbicara soal objek yang dilihat oleh Angkatan Laut atau pilot Angkatan Udara, atau ditangkap pencitraan satelit, terlibat dalam aksi yang sukar dijelaskan, gerakan yang sukar ditiru dan kita tak punya teknologinya,” ungkap John.