A password will be e-mailed to you.

Fakta bahwa Indonesia masih memiliki beban penyakit TBC tertinggi kedua di Dunia, dan diperkirakan 845.000 orang di Indonesia jatuh sakit akibat Mycobacterium tuberculosis, namun hanya 67% atau 568.987 kasus TBC yang ternotifikasi ke Kementerian Kesehatan pada tahun 2019.

Dalam rangka menurunkan jumlah kasus dan menekan penularan penyakit TBC dan TBC RO di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI terus mewujudkan komitmennya dalam upaya menekan angka penularan penyakit Tuberkulosis (TBC) dan Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO) di Indonesia, — terlebih pada masa pandemi saat ini –, dan didukung PT Johnson & Johnson Indonesia, kembali menggelar gerakan sosialisasi Ayo TOSS TBC lewat kegiatan TOSS TBC Virtual Run & Ride 2021.

Kegiatan yang telah sukses digelar tahun lalu, dan kini kembali hadir mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, bertujuan agar semakin banyak masyarakat yang terlibat untuk mengambil bagian dan berperan aktif mendukung pencegahan dan penanggulangan penyakit TBC dan TBC RO di Indonesia. Salah satunya dengan berolahraga.

“Rangkaian kampanye Ayo TOSS TBC 2021 merupakan momentum untuk kembali menyatukan tekad bersama dalam mewujudkan Indonesia sehat dan menciptakan semangat memperjuangkan ketahanan kesehatan Indonesia. Upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit TBC & TBC RO memerlukan partisipasi aktif dan pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda yang dapat mendorong
gerakan ini menjadi lebih efektif dan luas cakupannya. Mari bersama eliminasi TBC dan lawan COVID-19 untuk membangun bangsa sehat dan berprestasi. Dan ini kampanye adalah dari hati,” Najwa Shihab, Pendiri Narasi.

Najwa Shihab pun berbagi kisah, bahwa bila perhatian dan dirinya punya kedekatan dengan penyakit TBC, kiranya tak lepas dari beberapa orang terdekatnya — keluarga dan sahabat — mengalami derita penyakit yang oleh banyak orang dianggap sebagai penyakit turun temurun. Bahkan, tak kurang yang memberi label TBC sebagai penyakit kutukan. “Menurut saya, siapa pun bisa terkena. Maka saatnya, terlebih masa pandemi, kita lebih peduli pada kesehatan,” kata Najwa Shihab.

Keindahannya lagi dari kegiatan, ini masyarakat yang berpartisipasi diajak untuk meningkatkan kepedulian lewat berdonasi. Seluruh biaya kepesertaan kegiatan, ini akan disalurkan sebagai donasi kepada Dompet Dhuafa untuk mendukung aksi nyata penanggulangan TBC di Indonesia. Demikian disampaikan dr Yeni Purnamasari, MKM, General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa.

“Setiap detik berharga (The Clock is Ticking). Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk turut serta berperan aktif dalam menciptakan inovasi dan inisiatif yang membantu mendukung berbagai upaya yang dilakukan untuk sosialisasi eliminasi TBC, karena mereka adalah pemegang kendali kehidupan di masa depan. Mari turut serta dalam Gerakan Ayo OSS TBC dengan berpartisipasi dalam kegiatan TOSS TBC Virtual Run & Ride 2021 dan selamatkan bangsa Indonesia dari TBC,” tutup Devy.

Untuk bergabung dalam kegiatan TOSS TBC Virtual Run & Ride 2021, masyarakat Indonesia bisa mendaftarkan diri untuk berpartisipasi melalui situs www.ayotosstbc.com sampai dengan 16 Agustus 2020.

Ada pun periode lari akan dimulai bertepatan dengan HUT RI pada tanggal 17 Agustus 2020 sampai dengan 31 Agustus 2021. Pada kesempatan, ini Kementerian Kesehatan RI dan didukung oleh PT Johnson & Johnson Indonesia juga menginisiasi Kompetisi Video TOSS TBC 2021 yang masih menjadi salah satu rangkaian kegiatan dari Gerakan Ayo TOSS TBC. Kompetisi Video TOSS TBC 2021 secara khusus mengajak para generasi muda Indonesia untuk mengambil peran dan turut serta dalam mengedukasi serta mensosialisasikan TBC dan pentingnya deteksi dini melalui kreativitas mereka. (Andriza Hamzah) Photo : id comm