A password will be e-mailed to you.

Politeknik Tempo Jakarta dan Lembaga Komite Sekolah Nasional (LKSN), hari ini, Kamis 18 November 2021 menandatangani nota kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) antara kedua belah pihak. Pada saat yang sama sekaligus dilakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara kedua belah pihak.
Penandatanganan nota-nota kerja sama ini dilakukan di kampus Politeknik Tempo, di Gedung Tempo Inti Media Lt.7, Jakarta. Nota kesepahaman diteken oleh Direktur Politeknik Tempo, Shalfi Andri dan Ketua Umum DPP LKSN, Saft T. Kuncoro. Sementara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan antara Direktur Politeknik Tempo, Shalfi Andri dengan Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran LKSN, Devi Marlita. Penandatanganan kesepakatan ini juga disaksikan jajaran sivitas akademika Politeknik Tempo dan sejumlah perwakilan pengurus DPP LKSN dan DPD LKSN DKI Jakarta.

Lembaga Komite Sekolah Nasional beranggotakan Komite Sekolah baik di Indonesia maupun Komite Sekolah Indonesia di negara-negara sahabat, yang bertujuan menjadikan pendidikan Indonesia unggul, berakhlak, dan berkualitas. Nota kesepahaman kedua belah pihak mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Adapun Perjanjian Kerja Sama Politeknik Tempo dan LKSN untuk saat ini adalah di bidang pelatihan bagi guru, orang tua murid, tenaga kependidikan dan murid sekolah. Selain itu kedua lembaga juga bekerja sama dalam penyelenggaraan webinar kependidikan dan pameran pendidikan atau edufair.

Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Tempo Jakarta Shalfi Andri mengharapkan agar Politeknik Tempo yang baru saja lahir, bisa bekerja sama dengan banyak pihak untuk memberikan banyak peluang bagi mahasiswa. “Kami berharap mahasiswa bisa langsung merasakan suasana kerja di industri yang terkait dengan studinya.”

Ketua Umum LKSN Saft T. Kuncoro menyampaikan apresiasi atas berdirinya Politeknik Tempo. Sebab, keberadaan Politeknik Tempo bisa menjadi alternatif bagi siswa-siswi lulusan sekolah menengah atas untuk memilih jurusan kuliah yang sesuai passion mereka.

“Kami merasa terhormat bisa hadir dan bekerja sama dengan Politeknik Tempo. Kami berharap dapat menyebarkan kampus vokasi ini ke SMA-SMA, agar pilihan mereka dalam menentukan studi lanjutan di perguruan tinggi bisa lebih variatif,” ujar dia.

Politeknik Tempo Jakarta yang didirikan oleh PT Tempo Inti Media Tbk. dan Yayasan Rumah Edukasi Tempo resmi diluncurkan pada 31 Juli 2021 lalu. Sebelumnya, izin pendirian kampus vokasi ini turun melalui SK Kemendikbud no 057/D/OT/2021 yang terbit pada 9 April 2021. Politeknik Tempo memiliki tiga program studi yakni Desain Media, Manajemen Pemasaran Internasional, dan Produksi Media.

Sementara itu, dalam Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 pasal 3 ayat (1) disebutkan bahwa Komite Sekolah bertugas mengawasi pelayanan pendidikan di sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Komite Sekolah juga bertugas memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan terkait: kebijakan dan program Sekolah; Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah/Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RAPBS/RKAS); kriteria kinerja Sekolah; kriteria fasilitas pendidikan di sekolah, dan kriteria kerja sama sekolah dengan pihak lain.

Anggota Komite Sekolah dipilih secara akuntabel dan demokratis melalui rapat orang tua/wali siswa. Kepala sekolah dilarang menolak menandatangani SK pembentukan Komite Sekolah karena prosesnya sudah jelas, mandiri, dan independen.

*rtw