A password will be e-mailed to you.

Venus adalah planet terpanas di galaksi kita. Padahal planet Venus bukan planet yang paling dekat dengan matahari, namun Venus adalah planet kedua dari matahari.

Nama planet Venus diambil dari nama dewi Romawi. Venus adalah satu-satunya planet yang diberi nama dari nama wanita. Hal ini disebabkan karena planet Venus adalah planet yang tampak bercahaya paling terang diantara planet-planet lainnya.

Pada jaman dahulu, venus sering dikira bintang karena sinarnya yang sangat terang. Venus seringkali mudah diamati pada malam dan dini hari.

Venus sering disebut sebagai planet kembarannya Bumi. Hal ini karena venus memiliki karakteristik yang hampir mirip dengan Bumi, seperti ukuran, massa, komposisi, dan gravitasi. Massa Venus hanya sedikit lebih kecil, atau sekitar 80% dari massa Bumi.

Sebuah penelitian kampus teknologi kenamaan Massachusetts Institute of Technology atau MIT menyebut kemungkinan keberadaan kehidupan di Venus.

Peneliti MIT, Cardiff University, dan Cambridge University, telah mengidentifikasi jalur kimia yang menetralkan lingkungan asam Venus dan memungkinkan adanya kehidupan di Venus.

Kelompok peneliti itu menyebut terdapat anomali di atmosfer Venus. Mereka mendeteksi tanda kimia seperti konsentrasi kecil oksigen dan partikel non-bola, tidak seperti tetesan bulat asam sulfat.

Mereka juga menemukan amonia, gas yang terdeteksi pada 1970-an, yang seharusnya tidak diproduksi melalui proses kimia apa pun yang dikenal di Venus. Hipotesis baru ini dapat diuji, dan para peneliti memberikan daftar tanda kimia misi masa depan untuk diukur di awan Venus, untuk mengkonfirmasi kebenaran atau kesalahpahaman. “Kehidupan di Venus” juga pernah menjadi frasa yang dibicarakan tahun lalu, ketika para ilmuwan melaporkan deteksi fosfin di awan planet. (Dari berbagai sumber)