A password will be e-mailed to you.

Tak henti melakukan terobosan di Dunia teknologi dan menjawab tantangan untuk kebutuhan ragam lapisan masyarakat. Kali ini Samsung menjawab tantangan terbesar di Dunia Pendidikan vokasi  dan membantu lulusan yang kompeten dengan employabilitas tinggi melalui program Praktek Kerja Lapangan (PKL) Samsung In-Store.

Tentu menawan. Di tahun 2022, sebanyak 412 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang telah lulus seleksi difasilitasi Samsung masuk ke dalam program Praktek.

PKL yang diperkuat dengan UU Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional,  merupakan kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan oleh Dunia usaha atau Dunia industri yang relevan  dengan kemampuan dan kompetensi dari siswa sesuai bidangnya.

Program PKL – Samsung Instore yang dilakukan di hari Kamis, Jumat, serta Sabtu dan Minggu, mulai  tahun, ini Samsung memutuskan untuk memberi kesempatan siswa menyelesaikan PKLnya juga di gerai-gerai Samsung. Di mana sebelumnya penempatan PKL ini hanya berlangsung di Samsung Service Center. Gerai Samsung yang menerima siswa-siswa STI terbaik mencapai 428 store, tersebar di 8 area meliputi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, Nusra, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Maluku.

Atas diselenggarakannya program menawan, ini  Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia menyampaikan rasa optimisnya melihat semangat para siswa saat menjalankan PKL.

Katanya, “Terjun ke Dunia kerja nyata adalah hal yang sangat ditunggu oleh siswa-siswi STI agar bisa mempraktekkan langsung apa yang mereka pelajari. Hal ini menambah rasa optimis atas apa yang Samsung lakukan di program STI, kami ingin membantu para tenaga kerja muda ini untuk bisa tampil percaya diri sekaligus membantu Pemerintah mencetak tenaga-tenaga kerja yang terampil, berpengetahuan luas, cekatan sekaligus luwes dalam melayani pelanggan.”

“Sejak tahun 2013 Samsung telah menginisiasi program STI dan memantapkan komitmennya membantu Pemerintah mencetak tenaga kerja yang berkualitas. Dari program, ini para siswa tampak memanfaatkan ilmu yang dipelajari di STI. Jadi ini adalah modal yang baik untuk meningkatkan nilai employabilitas siswa saat lulus nanti,” tambah Ennita Pramono.

Pertumbuhan ekonomi telah mendorong kemajuan di sektor industri yang membutuhkan SDM terampil dan berkualitas. Salah satu penyumbang tenaga kerja Indonesia adalah SMK yang mencetak pekerja muda.

“Melihat semangat dari 412 siswa PKL, ini kami sangat optimis bahwa program ini berdampak positif dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan membangun keterampilan di lapangan. Kedua hal ini akan meningkatkan kualitas SDM, dan diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja lulusan SMK,” tambah Ennita Pramoono.

Samsung memfasilitasi 412 Siswa SMK Partner Samsung Tech Institute melakukan PKL di beberapa Samsung store di seluruh Indonesia. Tampak siswa PKL Samsung In-store Rahmad Effendy dari SMKN Negeri 1 Beringin Sumatera Utara sedang melayani konsumen yang akan membeli Samsung Galaxy A23

Salah satu peserta PKL, Rahmad Effendy, Siswa SMKN Negeri 1 Beringin, Sumatera Utara, mengakui sangat bangga dapat mengikuti program ini. Dimulai dari ketertarikan akan teknologi sejak duduk di bangku SMP, Rahmad Effendy termotivasi untuk mengikuti program PKL Samsung InStore, karena menurutnya Samsung adalah brand besar yang dinilai memiliki pangsa pasar paling besar saat ini dan  selalu menjadi pelopor dalam mengembangkan fitur-fitur teknologi yang inovatif.

“Selama masa pembelajaran PKL instore yang diadakan oleh Samsung ini saya mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran baru tentang bagaimana caranya membuat konsumen tertarik membeli produk Samsung, dengan melayani dengan sepenuh hati, dimulai dengan sambutan yang ramah, menanyakan kebutuhan konsumen, mencarikan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dan menjelaskan secara detail spesifikasi dan fitur-fitur menarik yang ditawarkan oleh produk tersebut, biasanya akan membuat konsumen tersebut akan tertarik untuk mencoba dan membeli produk yang saya tawarkan,” ungkap Rahmad Effendi  yang sangat passionate dan memiliki cita-cita menjadi pengusaha yang sukses.

Terlebih selama masa PKL, ia merasakan banyak manfaat dan pengalaman yang berharga, di antaranya teknik marketing, pelayanan pelanggan, dan pengetahuan detail akan sebuah produk, yang dia yakini akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat untuk meraih cita-citanya dan mengadapi persaingan dalam Dunia pekerjaan.

 

[]Titis Mawar Rani

Photo  Ist